Tujuan dan Manfaat Dari Aqiqah

Tujuan dan Manfaat Dari Aqiqah

Ibadah yang disyariatkan oleh Allah SWT, memiliki manfaat dan hikmah yang besar bagi umatnya. Bahkan, dalam penciptaan langit dan bumi, bahkan makhluk yang paling kecil pun, terdapat hikmah yang besar di dalamnya. Aqiqah bisa anda lakukan sendiri ataupun meminta bantuan dari Jasa Aqiqah seperti Aqiqah Bandung.

Tujuan dari aqiqah adalah untuk menyembelih hewan pada saat kelahiran anak. Aqiqah juga mengandung banyak hikmah. Menurut Syekh Abdullah Nashih Ulwan di dalam kitab Tarbiyatul Aulad Fil Islam, aqiqah memiliki beberapa hikmah. Yang pertama adalah, untuk menghidupkan sunah Nabi Muhammad SAW dalam meneladani Nabi Ibrahim AS, ketika Allah SWT menebus putra Ibrahim yang tercinta yaitu Ismail AS.

Hikmah Kedua, adalah aqiqah mengandung unsur perlindungan dari setan atau roh jahat yang dapat mengganggu anak yang baru lahir itu. Dan, anak yang telah ditunaikan aqiqahnya akan lebih terlindung dari berbagai macam gangguan setan yang mengganggu anak-anak.  Ketiga, aqiqah juga merupakan tebusan bagi anak – anak  untuk memberikan syafaat untuk kedua orang tuanya nanti pada hari akhir.

Keempat adalah, bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT sekaligus juga sebagai wujud rasa bersyukur karena telah dikaruniai dengan lahirnya sang buah hati oleh Allah SWT. Dan kelima, aqiqah adalah sebagai sarana untuk menampakkan rasa gembira dan kebahagian dalam melaksanakan syariat islam dan juga bertambahnya keturunan yang akan memperbanyak umat Rasulullah SAW pada hari kiamat.

Keenam, aqiqah juga dianggap dapat memperkuat ukhuwah (persaudaraan) di antara keluarga, kerabat, dan masyarakat. Ketutujuh, menjadi saran untuk merealisasikan prinsip -prinsip keadilan sosial dan juga untuk menghapus gejala kemiskinan yang ada di dalam masyarakat. Contohnya adalah dengan memberikan daging kepada para fakir miskin.

Mukjizat dan Misteri Lima Rukun Islam

KH Muhammad Sholikhin di dalam bukunya yang berjudul “Mukjizat dan Misteri Lima Rukun Islam” mengungkapkan, bahwa di dalam ibadah aqiqah terkandung unsur tarbiyah (pendidikan), yaitu mendidik ketakwaan anak agar nantinya menjadi orang yang dekat (taqarrub) dengan Allah, serta menghilangkan sifat – sifat kebinatangan di dalam diri anak. Karena manusia pada umummnya memiliki sifat hewaniah, yang harus dihilangkan dengan ajaran dan norma etika keagamaan.

Di samping itu, akikah juga memiliki tujuan untuk mendidik anak menjadi hamba yang nantinya dekat dengan Allah SWT. Karena, akikah itu sendiri adalah tindakan berkurban. Perbedaannya dengan qurab (kurban) pada hari Idul Adha adalah terletak pada syariatnya.

Jika kurban di bulan Dzulhijjah disyariatkan sehubungan dengan peristiwa haji, dan bagi yang mampu serta memiliki kehendak yang sama dengan prosesi haji. Sedangkan bagi aqiqah adalah kurban hewan untuk diri sendiri atau pribadi untuk penebusan terhadap jiwa anak sang buah hati yang baru lahir.

Dan secara khusus, tujuan dan manfaat dari aqiqah adalah merupakan bentuk syukur yang ditunjukkan oleh para orang tua atas anugerah yang diberikan Allah SWT kepada seorang Muslim, dengan memberika sang buah hati dalam kehidupan keluarganya dengan keadaan sehat.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *