Cara Membeli Rumah DP 0%

Ironi Rumah DP 0 Rupiah yang Sepi Penghuni - News Liputan6.com

Cara Membeli Rumah di era sekarang apakah bisa dengan harga terjangkau? Rumah adalah salah satu instrumen investasi yang paling menguntungkan. Investasi dalam bentuk properti adalah salah satu yang aman karena fisiknya yang tetap dan tidak dapat berpindah-pindah. Properti juga telah terbukti menjadi salah satu produk investasi yang nilainya terus naik secara konsisten dari tahun ke tahun. Di samping itu, properti adalah salah satu investasi yang fisiknya bisa melindungi Anda dari panasnya terik matahari  dan dinginnya hujan.

Banyaknya pengembangan perumahan yang menawarkan rumah dengan harga murah memang sangat menggiurkan. Di samping itu, promosi berupa kemudahan mendapatkan rumah dengan harga murah dan cicilan ringan juga gencar dilakukan oleh developer perumahan. Memang, membeli rumah adalah sebuah investasi, namun tidak semua rumah memiliki potensi investasi yang menjanjikan.

Membeli rumah bukanlah sebuah perkara kecil yang bisa secara asal-asalan dipilih untuk dibeli. Setiap rumah memiliki potensi dan prospek pasar yang berbeda-beda. Sebelum jauh membahas potensi dan prospek pasar, hal utama yang harus dipikirkan yakni tujuan kita dalam membeli rumah tersebut.

Program pemerintah yang sedang hangat dibicarakan untuk pembelian rumah, yakni Rumah Dengan DP 0 Persen lho!

Untuk membeli rumah DP 0 persen tersebut dengan cara menggunakan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Program rumah DP 0 persen adalah kebijakan Pemerintah untuk mempermudah kepemilikan hunian, baik rumah ataupun apartemen, terutama di masa pandemi Covid-19.

Info Seputar Syarat dan Ketentuan Pengajuan KPR Rumah - Maucash

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), pada 2021 ini menyediakan bantuan rumah subsidi sebanyak 380.276 unit dengan alokasi anggaran Rp 21,69 triliun.

Melalui total anggaran tersebut, program FLPP mendapatkan alokasi dana terbanyak yaitu senilai Rp16,66 triliun dengan 157.500 unit perumahan.

Biaya beli rumah memang tidak sedikit, bahkan meskipun sudah dicicil. Tentunya yang harus kita siapkan sejak awal adalah uang muka. Bank Indonesia mengeluarkan kebijakan pelonggaran Loan to Value (LTV) untuk kredit properti dan KKB sebesar 100% yang berlaku efektif 1 Maret 2021 sampai dengan 31 Desember 2021.

Apa sih LTV itu? Singkatnya, LTV adalah jumlah nilai barang yang bisa dicicil. Misalnya, LTV 80 persen berarti 80 persen dari total harga rumah bisa dicicil, sisanya sebesar 20 persen harus dibayar tunai di muka, alias jadi uang muka.

Jika LTV 100 persen berarti keseluruhan harga rumah bisa dicicil, tak perlu lagi uang muka atau DP.

Berikut ini cara membeli rumah DP 0 Persen yaitu:

1. Persyaratan Memiliki Rumah DP 0 persen

Program ini tidak memiliki syarat khusus untuk konsumen maupun tipe properti. Pemerintah lebih menetapkan syarat DP 0% ini pada bank yang menjadi penyalur KPR.

Jadi, baik rumah, apartemen, ruko, ataupun rukan bisa dibeli dengan DP 0%. Sementara dari sisi konsumen, syaratnya adalah sesuai dengan syarat Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pada umumnya berikut ini:

Syarat untuk konsumen:

  • WNI berusia 21 tahun
  • Memiliki penghasilan tetap
  • Memiliki catatan kredit yang sehat
  • Fotokopi KTP Pemohon
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  • Fotokopi NPWP Pribadi
  • Slip Gaji Asli atau Surat Keterangan Penghasilan
  • Surat keterangan kerja (untuk pegawai)
  • Fotokopi surat izin praktek (untuk profesional seperti dokter, pengacara, dll)
  • Fotokopi Rekening Koran
  • Fotokopi KTP Suami atau Istri (jika sudah menikah)
  • Fotokopi Surat Nikah atau Cerai (jika sudah menikah atau cerai)
  • Akta pisah harta Notaril (jika ada)
  • Surat Rekomendasi Perusahaan (dianjurkan)

15 Cara Membeli Rumah Terbaik untuk Semua Kalangan | Qoala Indonesia

2. Prosedur Pendaftaran Rumah DP 0%

Proses pengajuan KPR tanpa uang muka ini sama saja dengan proses pengajuan KPR pada umumnya. Dalam proses pengajuan KPR biasanya Anda akan dibantu langsung oleh developer yang sudah menjadi partner pada bank tertentu.

Apabila Anda memilih KPR yang tidak bekerja sama dengan developer perumahan tersebut, maka Anda harus mengurus KPR tersebut sendirian.

Lengkapi seluruh persyaratan seperti yang sudah tertulis di atas, maka bank akan melakukan persetujuan pengajuan KPR tersebut dalam waktu selama satu bulan.

Dalam kurun waktu satu bulan tersebut, pihak bank sebagai pemberi KPR akan melakukan proses survei pada beberapa pihak yang berbeda-beda.

Proses survei tersebut akan memeriksa seluruh aktivitas keuangan pada Bank Indonesia untuk mengetahui apakah Anda terdaftar di dalam sebuah blacklist perkreditan.

Seperti dijelaskan sebelumnya, tidak ada syarat harga properti untuk DP 0% ini.

Jadi, berapapun harga properti incaran Anda, selama bank tempat Anda mengajukan KPR bersedia dan memenuhi syarat untuk memberikan KPR dengan uang muka 0%, maka Anda bisa membelinya dengan cicilan tanpa uang muka.

Cicilan tanpa uang muka memang meringankan di depan, tetapi jumlah cicilannya tentu akan jadi lebih besar. Jadi, kalau memang Anda punya uang untuk uang muka, tidak ada salahnya membeli rumah dengan uang muka.

Pemerintah tidak mengatur tipe-tipe hunian yang jadi incaran Anda untuk cicilan tanpa uang muka. Mulai dari tipe lebih kecil dari 21m2 hingga tipe yang lebih besar dari 70m2 dapat Anda beli dengan cicilan tanpa uang muka.

Jadi, Anda bisa memilih properti apapun, di manapun, dan dengan harga apapun dengan cicilan tanpa uang muka. Kebijakan Pemerintah dalam hal KPR tanpa uang muka ini memang sangat membantu masyarakat yang ingin punya rumah namun terkendala oleh biaya besar yang harus disiapkan di muka.

Meski demikian, DP 0% ini juga memiliki konsekuensi yang wajar. Karena itu, meski kesempatan ini menggiurkan, tetap luangkan waktu untuk mempertimbangkan keputusan memanfaatkan DP 0% ini dengan matang.

Sebaiknya, jika memang Anda mampu menyisihkan uang untuk uang muka, maka ajukanlah cicilan dengan uang muka. Ini karena semakin besar jumlah cicilan Anda, semakin besar pula total bunga yang harus Anda bayar.

Lebih jelasnya, Anda bisa melihat simulasi berikut:

Harga properti Rp 800.000.000 jika dicicil dengan DP 20% (Rp 160 juta) maka sisa harga rumah yang harus dicicil adalah Rp 640 juta. Sementara, jika tanpa DP maka harga rumah yang harus dicicil adalah 100% alias Rp 800.000.000.

Mau Gadai Sertifikat Rumah?? Perhatikan Dulu 5 Hal Berikut Ini -  KEPITINGONLINE

Tips Beli Rumah DP 0%

Bagi pembeli rumah pertama, biasanya akan ada banyak pertimbangan, banyak maunya, yang ujung-ujungnya malah jadi galau.

Untuk itu, agar tidak mengalami kekecewaan dan menghindari kerugian saat hendak beli rumah DP 0%, simak strategi jitu beli rumah baru berikut ini:

1. Lakukan Perbandingan

Setelah menemukan rumah DP 0% idaman, lakukan perbandingan rumah yang akan dibeli dengan perumahan yang berada di lokasi sekitar baik dalam hal desain, kualitas bangunan, fasilitas, dan juga harganya.

Anda bisa memanfaatkan review properti yang akan mengulas secara detail dan transparan mulai dari spesifikasi material hunian, rencana pembangunan infrastruktur di sekitar lokasi, hingga perbandingan harga dengan hunian lain di sekitarnya.

2. Riset dan Kumpulkan Informasi

Kumpulkan segala informasi selengkap mungkin terkait perumahan yang akan dibeli. Mulai dari legalitasnya seperti status tanah dan bangunan, fasilitas dan keunggulannya, dan lain sebagainya.

Dan jika rumah DP 0% tersebut tidak ready stock atau inden, pastikan dengan jelas waktu serah terimanya.

3. Survei Langsung ke Rumahnya

Perhatikan kondisi lingkungan rumah DP 0% sekitar mulai dari akses ke lokasi, keamanan lingkungan, kebersihan, dan lain sebagainya. Jika rumahnya ready stock, teliti kondisi bangunan, tata letak, dan interior rumahnya.

Jelajahi setiap ruangan dan tanyakan semua secara detail kepada pemilik atau pengembang.

4. Pelajari Harga Pasar

Kumpulkan dan bandingkan harga-harga rumah DP 0% di wilayah tersebut dengan jenis atau tipe rumah yang sama.

Dengan mempelajari harga pasaran, akan ditemukan harga yang paling cocok dengan anggaran dan kebutuhan Anda, bahkan juga potensial jika dijadikan investasi.

5. Minta Pendapat Pihak Ketiga

Mintalah pendapat dari pihak lain untuk rumah idaman Anda. Pihak ketiga yang perlu dimintai pendapat antara lain pasangan, keluarga, dan mungkin juga sahabat.

Tak kalah penting, Anda juga bisa memanfaatkan jasa agen properti, yang pastinya lebih memahami perkembangan hingga pergerakan harga pada area spesialisasinya, untuk menentukan rumah DP 0% yang paling tepat.

6. Pilih Bank KPR dengan Cerdas

Tiap bank umumnya punya banyak pilihan dan juga penawaran menarik terkait skema pembayaran dan suku bunga cicilan KPR. Bandingkan program KPR beberapa bank, dan pilih yang terbaik dan cocok untuk rumah DP 0% Anda.

Baca Juga: Tips Desain Untuk Apartemen

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *