Transaksi Mobile Banking BCA naik 37,1% menjadi Rp 852T

Mobile Banking dan Debit BCA

Bank BCA (Bank Central Asia) telah hadir di dunia perbankan sejak lebih dari 60 tahun untuk memenuhi kebutuhan keuangan masyarakat. Beroperasi sejak 1957, BCA terus tumbuh menjadi salah satu bank terbesar di Indonesia. Layanan BCA yang dapat dinikmati sampai sekarang seperti klikBCA, Mobile Banking, ATM BCA dan lain-lain.

Efek pandemi telah mendorong peningkatan transaksi digital perbankan. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) membukukan nilai transaksi pada layanan mobile banking senilai Rp 852 triliun pada Maret 2021.

Nilai itu tumbuh 37,1% secara year on year (yoy) dibandingkan Maret 2020 yang sebesar Rp 621 triliun. Adapun secara volume, transaksi lewat aplikasi BCA mobile itu tumbuh 62% yoy menjadi 2,08 miliar kali.

“BCA memproses 40,5 juta transaksi per hari secara rata-rata pada kuartal I-2021, naik dari 31,5 juta dari periode yang sama tahun lalu. Seiring pergeseran tren masyarakat ke arah digitalisasi, BCA terus mencatatkan pertumbuhan pesat pada jumlah transaksi melalui mobile dan internet banking,” ujar Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja

Bank BCA telah menyiapkan satu layanan digital banking untuk seluruh kebutuhan atau SuperApp. BCA telah memiliki layanan mobile banking atau BCA Mobile dan internet banking atau Klik BCA. Dalam memberikan layanan SuperApp, mengupayakan agar layanan KlikBCA bisa diintegrasikan ke dalam layanan BCA Mobile.

“Pada era digital ini, ekosistem digital itu penting. Sehingga bank tetap mengurusi funding, lending, dan payment. Tidak ada income lain yang kita dapatkan dari merchant. Namun kita merasa penting edukasi nasabah agar menempatkan jualannya di platform ecommerce. Nah e-commerce ini bisa mendapatkan platform di BCA,” ujarnya.

Dengan menghadirkan e-commerce ke dalam ekosistem BCA akan membutuhkan waktu yang relatif lama karena butuh persiapan yang cukup lama. BCA akan mencoba satu per satu platform e-commerce untuk dihadirkan dalam aplikasi BCA.

Mobile Banking BCA
Mobile Banking BCA

“Sehingga, kita punya suatu aplikasi, yang tidak hanya untuk payment, tapi juga untuk tempat bagi e-commerce berjualan, yang notabene kita dorong nasabah kita untuk berjualan di e-commerce tersebut. Ini adalah tugas yang tidak gampang ada proses edukasinya,” jelas Jahja.

Fitur lifestyle yang ada di mobile BCA telah dijadikan sebagai cikal bakal jadi SuperApp yang akan disediakan. Sejauh ini, fitur lifestyle sudah banyak digemari oleh nasabah.

“Mulai dari belanja harian, tiket kereta api maupun pesawat, voucher game, dan pesan hotel. Kita lihat tren ini menaik dari waktu ke waktu. Terbesar transaksinya adalah game voucher, tapi secara ticket size itu tiket pesawat itu hampir 50% dari volume transaksi,” kata Santoso.

Bahkan ia menyatakan, nasabah melakukan pembelian ulang untuk transaksi tersebut. Berdasarkan data BCA, hampir 50% nasabah melakukan pembelian berulang dalam empat bulan terakhir.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *